Saturday, June 6, 2009

Aku seperti remuk.. Ketika akhirnya mengetahui dia menghilang seperti ini. Second chance yang dia minta untuk seperti seolah - olah tipuan..
Lagi - lagi aku harus tertipu oleh kata manis darinya.
Dan aku kembali harus menyusun hati yang remuk dan yang hancur berkeping-keping ini.

Siapakah yang salah Tuhan?? Aku atau dia???
Aku kah yang bodoh?? Atau diakah yang tidak waras...
Sampai - sampai dia melupakan segala perkataan yang dia ucapkan ketika malam itu.

Ketika malam hujan rintik - rintik,
Yang membasahi kami berdua..
Dan malam itu.. menjadi saksi diantara kami
Saksi yang tersisa ketika dia mengatakan itu..

Aku bingung mengatur langkahku.
Karena picik rasanya jika hanya diakhiri dengan hal seperti ini.

Satu pintaku...
Aku ingin menyelesaikan ini tanpa rasa resah dan gelisah yang akhir - akhir ini muncul mengusik siang dan malamku.

Tuhan..
Apa yang harus ku perbuat??


"Heii.. masih ada CINTA yang menanti di depan sana... "
Pria yang membuatku dag dig dug itu. Mr.D3.

Bukan aku tidak ingin memperjuangkan rasa yang muncul ini. Hanya saja, aku ingin satu kepastian dari Bugss yang tidak pernah dnegan jelas mengartikan rasa hati dan pikirannya.
Kelak, jika dia dapat memberi tahu hal yang sebenarnya, aku akan dapat menyusun strategi baru dalam menjalani hidup yang baru. Dengan atau tanpanya.

Tuhan..
Beri aku satu alasan agar aku tetap akan selalu menghargai rasa dag dig dug yang diberikan oleh Mr.D3 ini...

Ophie Chien
00.45am, 06006009, DBg-Indonesia,

2 comments:

SENDAL JEPIT said...

tenang opie kan masih ada daku

SENDAL JEPIT said...

ada yang kelupaan, daku belum nyepam ni

Post a Comment

Te'amo>>>