Thursday, February 12, 2009

10.10pm, 11 Februari 2009, Wed

Masih berlanjut dari cerita yang kemarin..

Ya, begitulah.. dirimu juga tahu hal bodoh apa yang sudah aku lakukan..
Alhasil,,, aku akhirnya terbuai dengan bujuk rayunya..
dan aku merindukan itu...
Aku merindukan suasana yang dulu

Saat - saat logika yang bercampur aduk, dan dia berusaha untuk membantuku menyatukan antara logika dan perasaanku.

Akhirnya aku mulai mengerti akan niatnya yang sebenarnya. Sepertinay serius.. sampai dia pernah mengatakan :
" Hunn, aku sempat membayangkan masa depanku yang aku jalani bersamamu. Dan aku bsia menjalaninya denganmu. "

Damn,,, lagi - lagi...

Aku hanya menghela nafas.
karena pada saat itu aku juga sempat berpikir demikian. tapi, hatiku terlalu hancur karena 'dia'/ Ya, mantanku. Orang yang amat menghancurkan hatiku. dan inilah efek dari kehancuran itu.
dia harus menunggu jawabanku berbulan - bulan...

Andai saja,, ini tidak terjadi...
Andai saja aku menyadarinya dari awal.

Tapi, secara logika aku sangat menyadarinya. Dan aku memang sudah menyanyanginya.
tapi, aku masih belum bisa menjawab pertanyaannya.
Aku belum mampu.. AKu takut salah
Aku takut mempermainkan dia
Aku takut dan takut.

Diary..
Salahku kah ini???
Dia sudah pergi
dan tinggal kenangan


Kembali ku teringat
Akan hitam kulitnya
dengan tatapannya yang tajam

Aku merindukannya..


PS : Angin.. bisikan padanya kalau ada aku disini yang merindukannya.

Ophie Chien

0 comments:

Post a Comment

Te'amo>>>