Sunday, March 15, 2009

08.00am, 15032009, Sunday Morning, Bandung-Indonesia


Dear...

Knock.. knockkk..
"Ophie.. Ophie... Ophie.. " teriakan ini terdengar semakin nyaring saja, membuatku semakin tidak bisa melanjutkan tidurku.
" Egghhhhhhh... " kataku antara sadar dan tidak sadar.
" Phie,, pinjem catokan dong.. " Akhirnya terdengar suara Chacha memanggil dari luar kamar.

Antara niat tidak niat, tapi akhirnya aku pun mesti bergerak juga.
Apa boleh buat dari kemarin hari aku sudah berjanji untuk meminjamkannya catokan rambutku.
Tapi... asli .. Dia membangunkanku jam 5 pagi.
Dasar dia itu. Dia tidak tahu apa aku tidur jam 3 pagi.. Emm,, sepertinya dia memang tidak mengetahuinya. Dan kalau pun dia tahu, sepertinya dia tidak mau tahu. Karena dia memang membutuhkan catokannku ini, dan aku telah berjanji.

Kali ini bukan masalah catokannya, tapi masalah Mataku yang bengkak..

Hufff.. kenapa aku harus seperti ini. Sedikit menyesal. Menanti dia yang telah berjanji untuk datang menemuiku. Tapi tak kunjung tiba.
Yang sangat aku permasalahkan adalah, WAKTU. Yupp.. Time is money.. Aku sangat menghargai waktu. Aku tidak mau menghabiskan waktuku hanya untuk menanti sesuatu yang tidak pasti seperti ini.
Kalau tahu begini, mungkin aku dapat menghabiskan satu malam bersama teman-temanku tercinta. Tidak terpuruk sendiri di kamar dengan dunia maya ini.

Dan dia sudah tahu itu, kalau aku memang cukup dipenuhi dengan kegiatan. Dan, kalau ingin bertemu denganku, pastinya harus buat schedule dulu, supaya tidak ada yang bertabrakan..
Yahh, aku tahu jika dia datang dengan mengendarai motornya, tentunya dia akan kehujanan,
Mana katanya hari ini dia akan pergi ke Bekasi ( karena ada acara keluarga ). Aku juga tidak mau melukai anak orang hanya karena datang mengunjungiku.

Tapi, serius.. Aku kecewa..
Gara - gara janji ini.. banyak hal yang tercancel olehku hanya demi dia.. Erghhhhhh...

Hufff... ( dengan tarikan nafas panjang )

Baiklah.. Tidak perlu mengungkit kesalahan orang lain. Kini waktunya untuk memulai hidupku yang baru di hari ini. Dengan atau tanpa dia, sepertinya sama saja. Ada atau tidak,, dia tidak berpengaruh.

Dia hanya seberkas sisa cahaya kehidupan ku yang sempat menerangi hari - hari ku
yang sedikit gelap karena sang Penjahat itu. Yahh, mungkin sampai saat ini. Walau cahayanya hampir meredup.

Kalau aku bisa menemukan Alat Penerang Lainnya, mungkin aku akan kesana. tapi, aku ingin dia yang selamanya mampu menerangiku.
tidak seperti dia, dan si Penjahat...

Uhhhhh....
Di hari Minggu ini,, terdengar suara kicauan burung memanggilku, mengajakku untuk bergerak, kembali tersenyum seperti Ophie yang selalu ceria, bersenandung dengan nada improve dimana-mana - yang tak pernah menyelesaikan syair lagunya ( karena tidak hafal ) dengan tingkah srudak sruduknya ( terutama kalau sedang minum pasti selalu saja menumpahkan air )
Hahaha.. yahh.. inilah aku.. Dengan warna suara khas ( sengau tapi sexi ) hihihii..


..SELAMAT PAGI DUNIA..
Semoga Duniaku bisa jauh lebih baik...



With cool heart,
Ophie Chien...

2 comments:

anggi said...

Minggu merupakan hari yg menyenangkan :c:
tapi klo udh hari senin rasanya malas sekolah.. :b:

OPHIE CHIEN said...

yupssss. bener bgt.. dan kali ini syukurnya gw ga bakal kena damparat dri bigbos yg bawelnya bukan main.. Emmm, tp seneng jg pnya boss kyk mereka.. hehhehe :h:

Post a Comment

Te'amo>>>